.......sayup-sayup terdengar lagu berjudul AUBREY ( klik di sini untuk mendengarkan ), menyusup ke telinga saya dan tiba-tiba berbagai potongan kisah masa lalu lewat di benak saya......
Dulu ketika saya masih SMA, mendengarkan siaran radio adalah acara favorit saya dan teman-teman, 'ntah teman di sekolah atau teman di rumah. Waktu itu stasiun TV tidak sebanyak sekarang, apalagi kami yang berada di daerah (baca=solo dan sekitarnya), paling-paling hanya TVRI yang kami lihat. Dan mau tidak mau radio menjadi hiburan favorit bagi kami.
Salah satu acara radio yang saya dan teman-teman di sekolah selalu dengarkan adalah Memori Kamu. Acara ini diputar di Radio SAS FM Solo tiap sore hari. Tadinya acara ini berjudul SAS Memory Song dan diputarnya tiap minggu malam (kalau tidak salah jam 11 malam). Tapi berhubung acara ini banyak penggemarnya, akhirnya jadwalnya diubah.
Acara ini membacakan surat dari penggemar yang isinya adalah memori si penulis surat. Setelah itu barulah diputar lagu yang berhubungan dengan isi kisah dalam surat itu atas permintaan si penulis surat. Atau bisa juga sebaliknya..... isi surat bercerita tentang kenangan yang muncul karena mendengarkan lagu tertentu yang nanti akan diputar setelah pembacaan surat.
Nah, selama pembawa acara (halo mbak Lely Antari yang saya gak pernah lihat wajahnya!) membaca suratnya, lagu AUBREY dijadikan backsoundnya. Perpaduan antara berbagai kisah dengan lagu AUBREY dan suara mbak Lely adalah keajaiban yang sanggup menghipnotis saya dan teman-teman di sekolah untuk selalu dan selalu mendengarkan acara ini. Saya bisa meneteskan air mata, bisa tertawa, bisa sedih, bisa gembira, bisa ikut marah, bisa merasa sangat terharu mendengar acara ini. Sungguh, keajaiban yang menimbulkan kerinduan yang bercampur dengan kekecewaan apabila terlewati acara ini satu hari saja.
Saya dan teman-teman di sekolah yang tadinya cuma sebagai pendengar akhirnya mulai memberanikan diri mengirim surat (saya tidak....hanya teman-teman saya). Mereka akan sangat bangga apabila suratnya dibaca di acara itu. Jadilah mereka berlomba-lomba, bahkan saking konyolnya dan saking besarnya keinginan agar suratnya dibaca, beberapa teman saya menulis surat yang isinya sangat dramatis...tapi tenyata cuma karangan belaka, bukan kisah nyata! Misalnya: ditinggal pergi untuk selamanya oleh sang kekasih, ditinggal kekasih ke luar negeri, putus cinta, dan berbagai kisah sedih lainnya. Sangat konyol tapi sangat menyenangkan!!!
Seiring dengan berjalannya waktu, saya lulus SMA dan harus melanjutkan kuliah di luar Solo, menyebabkan saya tak bisa mendengarkan acara itu lagi. Kadang-kadang saya masih bisa mendengarkan acara itu ketika saya libur kuliah dan pulang ke rumah, mendengarkan lagu AUBREY dan berbagai kisah yang menyertainya....kerinduan yang luar biasa pada masa remaja dan teman-teman SMA saya.
dan sekarang....
di manapun dan kapanpun saya mendengarkan lagu AUBREY, suara penyiar radio membaca surat seolah-olah begitu dekat di telinga saya, seolah baru kemarin saya mendengarnya....
dimanapun dan kapanpun saya mendengarkan lagu AUBREY, gambaran wajah-wajah teman SMA berada di pelupuk mata saya.....
di manapun dan kapanpun ssaya mendengarkan lagu AUBREY, seolah-olah pemandangan kampung halaman saya terpampang di depan saya memanggil-manggil saya untuk mendatanginya......
di manapun dan kapanpun saya mendengarkan lagu AUBREY, terbayang orang anak SMA berbadan ceking, berkulit sawo matang, berambut pendek berada di tengah teman-temannya menunggu bis kota sambil bercanda dan tertawa....
itu adalah saya bersama teman-teman SMA saya.....
untuk Heru adikku, masih ingin pulang kampung dan menetap di Solo or Boyolali, Bro...?
untuk sahabat-sahabatku SMA 4 Solo...bravo SMARA CATUR! (Ari Savitri, Ratnaningtyas EP, Emilia Herawati, Yuliana Budiardjo, Eri Kusmeri, Nurlaila Khusna, Niken DWC, Caecilia Oki DS, Dahlia dll di manakah kalian....?)
*potongan bait lagu AUBREY by BREAD.