Thursday, February 26, 2009

Si Ketua Kelas


Suatu hari, sepulang kerja, sekitar awal tahun ini, Fikri menemui saya dengan wajah happy. Itu terlihat dari matanya yang berbinar-binar. Dengan kecepatan bicara yang sedikit ngebut, Fikri bilang, "Bu, Fikri jadi ketua kelas loh. Tadi kan dipilih lagi sama teman-teman" bla..bla..bla.., saya sedikit tidak menangkap rasa antusias Fikri.


"Oya, hebat dong", kata saya, sambil menambahkan, "Coba ceritanya diulangi lagi, Ibu agak gak ngerti tadi, abis Fikri ngomongnya cepet banget".


Dan Fikri mengulangi lagi ceritanya dengan sedikit lambat. Rupanya semester ini Fikri dipilih oleh teman-temannya menjadi ketua kelas, menggantikan temannya semester lalu. Semester lalu Fikri menjadi sekretaris. Sedangkan waktu kelas 1 dulu Fikri menjadi seksi keamanan (karena badannya gedhe kali ya).


Pemilihannya sendiri melalui pengambilan suara, setelah sebelumnya murid satu kelas dibagi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diminta mengajukan calonnya. Nah dari calon-calon ini kemudian di adakan pemungutan suara. Rupanya kelompok Fikri, mengajukan nama Fikri.


"Wah, deg-degan Bu, soalnya tadi kejar-kejaran sama teman Fikri. Untung Fikri menang. Fikri dapat 12 suara, teman Fikri dapat 8 suara, trus yang lain cuma dapat suara dikit-dikit", katanya dengan masih bersemangat.


Waduh, Fik, kok sampai segitunya, sampai deg-degan gitu. Tak mau melewatkan moment ini, saya buru-buru memberi penjelasan ke Fikri bahwa tidak apa-apa tidak menang dan tidak menjadi ketua kelas. Yang penting Fikri sudah mengikuti proses pemilihan dan baik sama teman-teman. Saya cuma tidak ingin Fikri kecewa berat, apabila suatu hari nanti, Fikri tidak menang dalam pemilihan, apapun itu.


Dan pagi, keesokan harinya, saat Fikri akan berangkat ke sekolah. Fikri berkata kepada saya, "Bu, Fikri kan sekarang ketua kelas, Fikri harus datang pagi-pagi ke sekolah, gak boleh terlambat, gak boleh keduluan sama teman, kan Fikri harus menertibkan teman-teman".


Saya, sambil tersenyum lebar, menjawab, "Iya, Fik, menjadi ketua kelas itu artinya bertanggung jawab". Dan berangkatlan si ketua kelas pagi itu ke sekolah dengan bersemangat. Good boy!


Bahkan sampai sekarang kalau pagi hari Fikri agak susah dibangunkan, saya tinggal bilang, ketua kelas harus datang pagi-pagi lho. Kadang-kadang memang kata-kata itu mempan digunakan, tapi sering juga sebaliknya, gak berpengaruh!


Mudah-mudahan ya, Fik, dengan menjadi ketua kelas, akan memberikan banyak pembelajaran untuk berlatih memegang tanggung jawab.


Dan inilah wajah si ketua kelas kita, wajah yang kadang ceria, kadang cemberut, kadang tertawa, kadang sok cool, kadang menggemaskan, kadang konyol, tapi tetap wajah favorit kami...



Monday, February 16, 2009

Let The Pictures Talk


Masih dalam rangka Mbah ada di Jakarta, plus kasih reward Fikri karena alhamdulillah Fikri lulus ujian ini, hari Sabtu kemarin kita jalan2 ke taman ini. Dari jam 11 siang sampai jam 5 sore, menghabiskan waktu bersama, berbagi tawa, canda, suka, ria, bahagia. Menikmati detik demi detik waktu yang mudah-mudahan penuh keberkahan. Cuaca yang biasanya hujanpun, hari itu cerah, ceria....

Then, let the pictures talk, coz picture paints a thousand words. Enjoy it.....


sama badut aja...



foto dalam panas, jadi item deh...



biar panas tetap gaya ah



silau ya, Fik?



fikri in action (1)



kenapa latar belakangnya miring ya



my men (1)



berasa punya istana euy



my men (2)



beyond the light



awas Fik, ntar dicaplok lho



hati2 ketiban gajah



menikmati angin di atas raksasa



fikri in action (2)



cool boy



sore2 main sepeda, asyiik



yg ini sih gaya doang...


main sepeda dan layang2


Tuesday, February 10, 2009

ke MTA dan Ujian Tekwondo


Sabtu, 7 Feb 2009

Hari Sabtu kemarin ada Mbah datang dari Karawang. Setelah petualangan kecil di Bandung itu kan Mbah ikut Om Heru pulang ke Karawang. 2 minggu di sana, trus Mbah diantar lagi ke Jakarta. Tapi Om Heru, nTe Evi sama Aliif gak nginep, langsung balik Karawang hari itu juga.

Malamnya, kami ajak Mbah jalan2 ke MTA, karena waktu di Karawang, sepertinya Mbah gak sempat diajak jalan2 sama Om Heru yang sibuk, ya kan Om?He..he. Di MTA tadinya mau lihat2 aja, tapi karena Fikri udah kelaperan ya udah kita makan deh di Little Penang ( Klo kata Bapak Little Pening, soalnya harga2nya lumayan bikin pening...he...he...he).



makan di Little Penang, baru 2 jepretan, batere habis...yaaaa


Oya kali ini kita ajak juga sepupu Fikri, Tazkia. Saya hampir gak pernah ajak Tazkia jalan, soalnya nih anak gampang banget nangis. Tapi brubung kemarin perginya gak jauh dan gak bakalan lama, saya ajak aja Tazkia. Dan alhamdulillah dia gak nangis sampai pulang sekitar jam 10 malam.



abis beli batere, foto2 lagi deh..he..he..


Minggu, 8 Feb 2009

Nah hari Minggu ini adalah hari yang bikin Fikri deg2an, karena...hari ini ada ujian kenaikan tingkat tekwondo. Ini ujian kedua yang ikuti Fikri. Ujian pertama, Maret 2008, waktu kenaikan tingkat dari ban putih ke ban kuning. Kali ini klo gak salah dari ban kuning ke ban kuning strip ijo.



Fikri & teman2 ngintip yg lagi ujian di dalam


Klo ujian sebelomnya diadakan di Pusdiklat Pajak dan digabungkan dengan sekolah lain, kali ini ujian diadakan di sekolah Fikri dan pesertanya juga dari sekolah Fikri aja. Mungkin biar efektif dan lebih cepat selesai kali ya. Soalnya kalo gabungan kayak dulu itu, terlalu banyak pesertanya. Penyelenggaranya sih tetap sama, Klub Candradimuka.



Fikri & kelompoknya menunggu giliran diambil nilainya di ruang ujian


Kali ini Fikri lebih nyantai, karena udah ada pengalaman sebelumnya. Tapi tetap aja mukanya gak bisa menyembunyikan rasa cemasnya. Tenang Fik, klo Fikri cemas, Ibu jadi sakit perut nih...


Align Center
Ki: wajah cemas Fikri ------------Ka: Sabeum sedang menilai


Karena hari hujan, ujian diadakan di dalam ruangan. Biarpun ditutup, tetap aja para ortu ngintip2 dari jendela, termasuk kami, kan penasaran pengin lihat aksi anak2. Ujian dibuat per kelompok. Awal2, per kelompok 3 orang, eh lama2 kok bertambah. Pas giliran Fikri malah 11 orang. Tapi tetap sih, ada bagian di mana peserta harus tampil sendiri.


pengambilan nilai berkelompok


Sepanjang di ambil nilainya muka Fikri tegang teruuuus, bikin saya tambah sakit perut. Tapi saya dan Bapaknya tetap harus menampilkan wajah tersenyum, supaya klo Fikri melihat kami, bisa mengurangi nervousnya.



"ciaaaaat...tendang yang kencang, Fik"


Alhamdulillah, kami lihat, Fikri lumayan lancar ujiannya, meskipun ada kesalahan sekali, kurang sempurna gerakannya. Baru deh setelah selesai ujian, Fikri bisa santai, gak tegang lagi. Legaaaa katanya, dan gak sabar pengin lihat hasilnya minggu depan. Iya bener, hasilnya gak langsung dibagikan hari itu juga, tapi minggu depan. Mudah2an lulus ya, Fik.... Amiin


Nb. susah banget mau upload video.
Udah 2 hari nyoba, gak berhasil juga, gagal maning....gagal maning...
Ya sudah, video Fikri gak jadi diposting di sini deh.

Updated:
Sabtu, 14 Feb 2009 kemarin hasilnya sudah diumumkan. Alhamdulillah Fikri naik tingkat ke ban kuning strip ijo. Terima kasih buat do'a2nya ya...